Senin, 19 September 2016

Puisi tak Berjudul

Bicaralah tentang sebuah kebenaran
Saat kebohongan mendominasi semesta
Bila suara-suara yang terbungkam
Menoreh gempita dan belenggu di dada
Berpijaklah dalam
Saat fajar merobek malam

Setapak kaki mengukir sejarah
Dalam diam menelusuri lembaran sirohmu
Menetes haru di sudut permataku
Mengenang pahit getir perjuanganmu
Engkau taburkan sebilah uswah hasanah
Di sudut merah umat tercintamu
Walau derita menghimpit jalan-jalanmu
Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya
Maka bicaralah hai umat manusia
Saat fajar merobek malam
Saat buih mendominasi samudra
Saat kebenaran mulai terbengkalai
Bangkitlah!
Sandang panji-panji kemenangan

Lihatlah…
Gugusan mega terkapar sakit
Menjadi saksi kehancuran umat
Menjadi warna pertumpahan darah
Tak gentarkah saraf tenangmu?

Maka, berkatalah hai umat manusia
Kami rindu….
Kami rindu sang uswah hasanah

0 komentar:

Posting Komentar