Assalamu’alaikum wr wb
Bismillahirrahmaanirrahiim…
Sahabatku, apa yang ada di pikiran kamu saat mendengar kata merah jambu ? waah, ada kata merah jambu, mungkin identik dengan daun waru yang bentuknya seperti lambang cinta, berarti merah jambu itu cinta ?, kalo di kaitkan dengan kata sebelumnya jadinya virus cinta, bener gak sih ?
Ada yang sedang terserang virus merah jambu?, atau kamu sendiri yang sedang mengalaminya sekarang?
Wuuuuzzzzz, harus extra hati-hati nih, virus itu sangat berbahaya jika sudah menyerang, terlebih untuk para remaja yang masih labil, karena virus ini menyerang hati. Hati akan menjadi kotor jika virus ini sudah mulai menghampiri
Mungkin memang benar disaat remaja pastilah ada getaran-getaran yang tiba-tiba saja muncul tanpa tahu arah datangnya dari mana. Lebih tepatnya kita mulai menyukai lawan jenis, itu hal yang wajar, bahkan sangat wajar.
Perasaan cinta, tertarik pada lawan jenis itu adalah karunia yang Alloh berikan kepada kita, tapi perlu di ingat, Alloh tak akan menurunkan sesuatu tanpa aturan, kita harus pandai-pandai memanage hati, agar kita tak terperosok ke dalam lembah kenistaan.
ada suatu ungkapan yang sangat indah, coba disimak ya… :)
“betapa si aku mencintaimu dalam diam. Karena aku mencintaimu maka aku tak pernah sms, chating, dan lain sebagainya denganmu. Karena aku mencintaimu maka aku tak pernah mengungkapkan apapun padamu. Karena aku mencintaimu aku tak ingin mencari tahu apa kamu juga mencintaiku. Karena aku mencintaimu aku tak ingin mengotori hatimu, aku hanya berdo’a kamu menjadi hamba-Nya yang sholeh/ sholehah, dan berdo’a agar kamu menjadi jodohku”
Subhanalloh betapa indahnya rangkaian kata yang terucap dari insan seperti si aku, menunjukkan betapa tulusnya ia mencintai si kamu, sahabatku, sudahkah engaku menitikkan air matamu atau masih terdiam merenung?
Pertama si aku tak pernah chating dengan si kamu atupun smsan. Ini merupakan hal pertama untuk menjaga hati kita untuk menghindarkan dari hal-hal yang menjerumus kepaada kemaksiatan, karena apa ?, bisa saja, awalnya kita Cuma chatingan, membahas hal-hal yang umum dengan si dia, seperti contohnya permasalahan organisasi, kemudian melanjutkan ke hal-hal yang bersifat khusus, contohnya “kamu sudah makan belum?” waah, sudah mulai menjurus ini, jika pada tahap ini kamu sudah mulai merasakannya, maka segera di cut, karena akan berbahaya jika dilanjutkan, apalagi kamu ada greget dengan si dia, nanti lama kelamaan kalau dia lama gak sms, pasti hati terasa gelisah dan gundah, bener gak? Itu mulai tanda-tanda bahwa virus sudah mulai masuk ke pembuluh darah.
Kedua si aku tak pernah mengungkapkan apapun kepada si kamu,dan tak pernah mencari tahu apa si kamu juga mencintai si aku. lah terus gimana donk, kalo kita gak ngasih tahu, dia gak bakal tahu donk, kalo begitu gimana bisa nyambungnya? Apakah pikiran itu yang menggelayut dan membayang-bayangi ketakutanmu?
Sahabatku…, percayakah engkau dengan Alloh?, ini merupakan suatu akidah yang harus di bangun untuk menyempurnakan iman kita. Kau harus percaya bahwa Alloh Maha Kuasa, Ia mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya, bahkan Ia mengetahui secara detail perasaanmu yang mungkin tak dapat kau urai menjadi rangkaian kata yang paling indah sekalipun. Sahabatku, tidakkah kau ingin jika Alloh saja yang menyampaikan perasaanmu pada si dia?, bukankah itu hal yang sangat indah?, percayalah sahabatku, bahwa Alloh yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita.
Kemudian yang ketiga si aku tak ingin mengotori hati si kamu dengan mengungkapkan perasaannya pada yang dicintainya. Kenapa?, sadar tidak sadar, jika kamu menyampaikan perasaanmu pada si dia, dia pasti akan merasakan sesuatu yang berbeda, mungkin bahkan akan menjadi beban pikiran bagi si dia, jika itu terus berkepanjangan maka lama kelamaan bisa mengotori hantinya karena selalu memikirkanmu di setiap waktu.
Tegakah engkau sahabatku?, dia orang yang ngakunya, awalnya kita mencintainya karena Alloh, kita kotori hatinya dengan ungkapan-ungkapan yang sebenarnya tak perlu kita sampaikan, sekali lagi renungkan sahabatku, tegakah engkau?, jangan sampai engkau menyesali hal itu saat kau menyadari kebenarannya
Kemudian yang terakhir si aku hanya berdo’a agar si kamu menjadi hamba-Nya yang sholeh/sholehah, dan berdo’a agar si kamu menjadi jodoh si aku
Subahanalloh, inilah titik terakhir yang hanya boleh kita lakukan, selalu mendo’akan agar si dia menjadi hanba Alloh yang sholeh/sholehah, dengan bergitu ia akan bisa menuntun kita kejalan-Nya pula, namun nanti dulu, sesudah ada kata ijab qabul yang menjadikan si haram menjadi si halal. Selalu do’akan agar cintamu itu menjadi jodohmu, Aamiin, seungguhnya Alloh Dzat yang Maha membolak-balikan hati seseorang, jangan pernah berhenti berdo’a jika yang kau cintai belum mencintaimu. Cukup berdo’alah minta diberi yang terbaik, karena bisa jadi yang kau cintai belum baik untukkmu. Terakhir, dalam diammu, berusahalah mensholehkan diri sendiri terlebih dahulu agar jodohmu kelak nanti juga sholeh. Aamiin
Jadi, mulai sekarang yang sudah sampai tahap pacaran, di renungkan kembali, apakah benar kau mencintainya dengan tulus, padahal kau telah mengotori hati orang yang kau cinta dengan ulah tingkahmu yang mendekati zina, lalu jika kau masih berdalih bahwa kau tak bersalah, maka pertannyaanya dimanakah ketulusannya?
Sahabatku, sesungguhnya yang paling berhak mendapatkan cinta tulus kita adalah Alloh, karena Alloh lah yang memiliki cinta dan menciptakan cinta, bukankah sangat indah mencintai sang pemilik cinta?, sungguh
“cinta sejati adalah cinta kepada Alloh dan Rasulnya, cinta yang takkan melukai hati atau membuatnya rugi” jadikan itu sebagai motto cintamu wahai sahabatku, niscaya engkau akan merasakan ketentraman hati yang mungkin belum pernah kau rasakan ketika kau mulai merasakan cinta pada si dia
Selalu ingat sahabatku, jangan pernah membuat Alloh merasa cemburu karena kau telah menduakannya, jika kau sampai melakukan hal itu, maka kau sendiri yang akan rugi.
Mulai sekarang kawan, yuk kita mulai membenahi diri, membersihkan hati, jika yang sudah terlanjur, masih ada kesempatan untuk bertaubat sebelum nyawa sampai di tenggorokan, sesungguhnya ampunan Alloh itu sangat luas. Mulailah mencintai Alloh dengan setulus hati maka engkau pun akan di berikannya cinta yang terbaik pula olehNya
Wassalamu’alaikum wr wb
0 komentar:
Posting Komentar