Selasa, 02 September 2014

Bersyukur, Cara Kita Move Up


Bismillahirrahmanirrohiim…    
    
Bersyukur dalam kedaan imana kita sedang terpuruk memang suatu hal yang sulit dilakukan oleh sebagian besar orang, tapi bukan berarti hal ini sama sekali tidak bias dilakukan. Karena bersyukur sebenarnya memiliki metode yang bisa dipelajari.

                Mengapa harus move up? Bukan move on yang biasa kalian dengar saat berhadapan engan yang namanya kegagalan. Karena move up tidak hanya sekedar membebaskan diri dari keterpurukan tapi juga memacu semangat untuk bergerak lebih hingga tingkat mampu menghsilkan kembali.

                Setiap orang mungkin pernah mengalami kegagalan, termask saya, antum wa antumna. Seperti gagal UN, gagal masuk sekolah favorite, gagal masuk universitas impian, gagal masuk CPNS, gagal bisnis, dll. Kemudian apa yang dirasakan? Kecewa, menyesal, dunia seakan gelap, dan mungkin bahkan merasa putus asa. Bolehlah kita introspeksi diri, karena hal itu memang wajib. Sebenarnya apa yang mememuat kita gagal, dievaluasi dn mencari solusinya. Tapi bukan berarti harus terus diratapi seolah-olah kitalah manusia paling malag di dunia. Percaya atau tidak, jika kita merasa diri kita selalu malang, maka hanya ada kemalangan yang terus menyambut kita dari hari ke hari. Perasaan diri yang terlalu terpuruk dan mengurung diri di dalam kamar akan membuat kita semakin suntuk. Selalu teringat dengan kegagalan kita dan enggan untuk bangkit sehingga tidak bisa menikmati hidup. Cobalah, buka jendela kamar lebar-lebar. Kamu akan menemukan bahwa di atas sana masih ada matahari yang bersinar terang, udara segar yang selalu berhembus, dan kesuksesan yang tengah menunggu kita.

                Rasakan setiap nikmat yang telah diberi oleh Alloh SWT. Catatlah setiap nikmat itu stu persatu. Misalnya, kita masih bisa menghirup udara segar di sekitar kita, kaki yang masih bisa berjalan, mata yang masih bisa memandan, dan seterusnya, pasti masih banyak sekali. Catatlah hal-hal kecil yang terjadi di sekitarmu sekecil apapun itu. Kemudian baca kembali catatan itu ketika hendak tidur dan rasakan kedamaian yang mulai menjalar ke hati. Kau percaya bahwa suatu hari nanti aka nada keajaiban luar biasa yang menghampirimu. Semuanya bukan kebetulan tapi memang sudah menjadi hukum alam. Seperti firman Alloh berikut ini.

                “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, namu jika (sebaliknya) kamu justru kufur (mengingkari nikmat-Ku), maka esungguhnya adzab-Ku sangat pedih” (QS. Ibrahim: 7).
                Semuanya bukan hanya omong kosong karena bisa dijelaskan dengan ilmiah. Ketika kita bersyukur maka akan ada perasaan tenang di diri kita. Di situlah kita bisa memunculkan pikiran-pikiran positif dan pikiran positif itulah yang akan menjelma menjadi kenyataan di dalam hidup kita. Dari pikiran positif pula kita akan memancarkan energy positif dari diri kita. Energy positif itu yang akan menarik dan mengumpulkan hal-hal positif di sekitar kita. 

                Mulailah hari dengan menyebut asma Alloh, sunggingkan seulas senyuman pada siapaun yang kau temui, teman, tetangga, pada langit, matahari, air, udara, pada apapun itu. Maka kamu juga akan merasakan bahwa mereka juga membalas senyumanmu. Dunia mendukungmu, dan kesuksesan tak sabar menanti.

                Percayalah, dala setiap kegagalan pasti ada hikmah di balik semua itu. Ada rahasia Alloh yang sangat luar biasa. Bukankah kau tahu bahwa untuk memunculkan pelangi kita harus mendatangkan hujan terlebih dahulu?

0 komentar:

Posting Komentar